Pemeliharaan tanaman pakan habitat orangutan di TN. Bukit Tigapuluh

Orangutan Sumatera termasuk satwaliar yang dilindungi berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Keanekaragaman Jenis Tumbuhan dan Satwa. Dalam daftar IUCN Red List of Threatened Species dikategorikan sebagai satwa yang kritis terancam punah secara global (critically endangered).

Habitat orangutan secara umum banyak ditemukan di daerah dataran rendah pada ketinggian 200-400 meter dpl. Orangutan cenderung menempati hutan dataran rendah karena pohon-pohonnya menyediakan sumber pakan buah yang merupakan makanan utamanya. 

Dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya, orangutan membutuhkan habitat yang luas dan relatif utuh sebagai tempat mencari makan, membuat sarang, berlindung dari pemangsa, dan pemenuhan kebutuhan sosial lainnya. Sebagai pemakan buah-buahan, orangutan hidup secara nomadis, berpindah dari suatu tempat ke tempat yang lain.

Namun di lain pihak, pertumbuhan penduduk kian meningkat sehingga kebutuhan lahan olahan akan terus bertambah, kondisi ini telah mengakibatkan kawasan yang sebelumnya sebagai habitat orangutan berubah fungsi menjadi areal perkebunan, pertanian, dan pemukiman. 

Kondisi ini bila terus dibiarkan dapat mengakibatkan orangutan kehilangan habitat sehingga akan mempercepat laju kepunahannya.

plot tanaman pangan tn bukit tigapuluhOleh karena itu, aktivitas kami adalah mengukur dan memelihara tanaman pakan pada demplot pengkayaan habitat orangutan di Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Berharap dalam beberapa tahun kedepan, buah dari pohon-pohon tersebut bisa dikonsumsi oleh orangutan dan mereka tidak berkonflik lagi dengan manusia, walau hanya sekedar untuk mencari makan di hutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: